Perhatian … Perhatian … Tarif KRL Akan Naik

Oktober 8, 2010

Pengumuman penundaan kenaikan tarik kereta commuter

Bagi pengguna jasa kereta api (commuter), PT KAI akan menaikkan tarif angkutan kereta commuter. Rencananya kenaikan tarif ini sejatinya berlaku mulai tanggal 1 Oktober 2010, tetapi pada akhirnya DITUNDA sampai dengan hasil “evaluasi tarif angkutan orang dengan kereta api” selesai dikerjakan pada akhir bulan Desember 2010.🙂

Kenaikan tarif bervariasi antara Rp. 1000,- s/d Rp. 2000,- dengan rincian sebagai berikut:

KA Rute Tarif
KRL ekonomi AC Parung Panjang – Tanah Abang Rp. 6.500,-
KRL ekonomi AC Cicayur – Tanah Abang Rp. 6.500,-
KRL ekonomi AC Cisauk – Tanah Abang Rp. 6.500,-
KRL ekonomi AC Cisauk – Parung Panjang Rp. 6.000,-
KRL ekonomi AC Serpong – Tanah Abang Rp. 6.000,-
KRL ekonomi AC Serpong – Manggarai Rp. 6.000,-
KRL ekonomi AC Serpong – Parung Panjang Rp. 6.000,-
KRL ekonomi Serpong – Tanah Abang Rp. 2.500,-
KRL ekonomi AC Rawa Buntu – Tanah Abang Rp. 6.000,-
KRL ekonomi AC Rawa Buntu – Manggarai Rp. 6.000,-
KRL ekonomi AC Rawa Buntu – Parung Panjang Rp. 6.000,-
KRL ekonomi Rawa Buntu – Tanah Abang Rp. 2.500,-

Penundaan kenaikan disatu sisi menguntungkan pengguna kereta, tetapi disisi lain menimbulkan pertanyaan dan dugaan:
1. Rencana kenaikan trif tidak dilakukan dengan tidak sistematis. Terbukti bahwa kenaikan semula di jadwalkan 1 Oktober 2010 tetapi evaluasi baru selesai akhir Desember 2010. Ini mah Jaka Sembung bawa golok.🙂
Untungnya kenaikan ditunda sehingga nanti klo ditanya kenapa naik udah bisa jawab dan tidak asal-asalan.
2. Akankah dengan kenaikan tarif akan berdampak pada membaiknya layanan kereta api? Jadwal yang tepat, frekuensi yang banyak, kenyamanan pengguna kereta baik di stasiun dan di dalam kereta sendiri.

Untuk kereta AC sudah relatif nyaman karena pedagang asongan, pengemis dan pengamen sudah dilarang melakukan aktifitas di dalam kereta, tetapi tidak demikian dengan kereta ekonomi yang tetap dibiarkan seperti itu kondisinya. Meskipun karcis KRL ekonomi itu yang paling murah bukan berarti pengguna KRL ekonomi tidak butuh kereta yang nyaman, aman dan bersih.

Suasana di dalam KRL ekonomi. Meriah banget.

Seorang anak sedang membersihkan lantai kereta (dalam tanda kutip) selepas Sta. Sudimara

Memang kekurangan pemain tunggal layanan adalah suara konsumen, atau bahasa keren ISO 9001 adalah “cusmomer requirement”🙂 tidak mudah untuk didengar. Kowe orang mau atau tidak mau, suka atu tidak suka kowe orang pake itu kereta hah …., begitu kalau kumpeni yang ngomong.

Semoga dengan kenaikan tarif kereta commuter akan membawa angin segar pada perbaikan layanan kereta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: